Search This Blog

Showing posts with label Blog. Show all posts
Showing posts with label Blog. Show all posts

4 Mitos Seputar Blogging

Blog kini menjadi media sharing yang populer dipakai banyak orang di Internet. Meski populer, masih banyak orang yang berpandangan lain soal blogging. Sebagian menganggap blog tidak lebih dari sekadar buku harian online. Sebagian lagi menganggap blog tidak kredibel dijadikan sumber informasi, dan argumen-argumen lainnya. Benarkah demikian? Berikut ini beberapa mitos blogging yang umum.
Mitos 1: Blog identik dengan remaja yang curhat pengalaman pribadi
Pada awal kemunculannya, blog memang banyak dipakai sebagai ‘buku’ harian online. Orang bisa berbagi cerita, pemikiran dan kegiatan mereka dengan teman dan keluarga. Tapi itu dulu, beberapa tahun yang lalu.

Saat ini blog sudah berkembang menjadi sebuah platform manajemen konten yang efisien. Modal yang dibutuhkan hanya keterampilan menulis dan mengemas informasi agar lebih informatif dan bermanfaat buat orang lain.

Sebuah blog profesional bahkan bisa bersaing dengan koran/majalah atau website lain. Selain itu saat ini perusahaan di seluruh dunia banyak yang mengadopsi blog sebagai media pemasaran dan hubungan eksternal dengan pelanggan.

Mitos 2: Nggak ada yang baca blog
Siapa bilang? Beberapa studi market menyatakan bahwa blog kini sudah dapat dianggap sebagai media mainstream. Artinya, blog dianggap bisa dijadikan acuan sumber informasi. Tentu tidak semua blog bisa dijadikan sebagai media mainstream.

Nah, salah satu contoh blog media mainstream adalah http://engadget.com, sebuah blog profesional yang fokus pada informasi seputar gadget dan elektronik konsumen. Blog ini berhasil memposisikan diri sebagai salah satu acuan informasi bagi pembaca. Dan kini sudah banyak blog-blog profesional yang lahir dengan bermacam topik.

Mitos 3: Blog tidak bisa menghasilkan uang
TechCrunch, Problogger, Engadget adalah beberapa di antaranya yang berhasil meraup penghasilan dari blog mereka. Kunci sukses ngeblog adalah fokus, konsisten dan unik. Asalkan Anda fokus dan konsisten mengelolanya, percayalah akan semakin banyak yang mengunjungi blog Anda. Namun ingat, selain fokus dan konsisten, Anda juga harus menyuguhkan konten yang berkualitas dan bermanfaat untuk orang lain.

Sebelum membuat blog, tentukan topik apa yang akan Anda ulas, apakah Anda memang tertarik dengan topik tersebut karena nanti akan berhubungan dengan konsistensi Anda menulis. Jika tak suka dengan topiknya, bisa jadi Anda juga jarang mengupdate blog tersebut.

Jika tulisan Anda dinilai berkualitas, tidak menutup kemungkinan Anda akan diundang jadi pembicara atau menulis buku/artikel di website lain. Ketenaran sebuah blog tidak bisa dibangun dalam hitungan jam atau hari, jadi dedikasikan sedikit waktu Anda setiap hari untuk blogging.

Mitos 4: Mengapa ngeblog, buat website saja 
Blog menawarkan banyak keunggulan dibandingkan website tradisional. Tidak seperti membuat sebuah website, proses membuat blog sangatlah mudah. Anda tidak perlu menjadi seorang yang ahli di bidang pemrograman. Anda bahkan tidak perlu memikirkan bagaimana desain tampilannya karena blog punya banyak theme yang bisa didapatkan secara gratis maupun berbayar.

Content management system yang ditawarkan blog juga sangat mudah. Blog juga memudahkan interaksi antar pembaca, artinya blog bisa dikatakan dapat mewakili sebuah platform yang sangat efisien untuk membangun sebuah komunitas.
 
 
 

Pilih Facebook, Twitter atau Blog?




facebook,twitter,blog,pilih facebook



Kepopuleran facebook dan twitter memang telah mengalahkan pamor blog, bahkan menurut yang pernah saya dengar banyak blogger yang berhenti ngeblog karena beralih ke facebook atau twitter.
Facebook memang menjadi situs pertemanan yang paling banyak digunakan, bahkan menurut wikipedia saat ini facebook memilki 600 juta pengguna aktif. Facebook dikenal dengan kemudahannya mencari teman, situs seperti ini lebih disukai remaja ABG karena memiliki fitur-fitur yang menarik seperti tambah teman, colek, upload foto dengan mudah dan banyak fitur lainnya yang sangat mudah digunakan. Akun yang baru dibuat dalam hitungan hari sudah bisa memiliki banyak teman. Bahkan menurut saya facebook menjadi situs pertemanan yang paling sempurna.
Berbeda dengan facebook, twitter memang tidak sebaik facebook dalam fitur pencarian teman. Tampilan twitter pun terkesan sederhana, sepertinya twitter kurang disenangi remaja ABG seumuran SMA. Tapi, twitter akan sangat hebat jika dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi dan sudah banyak buktinya. Saat kita ngetwit, tulisan kita akan langsung dibaca oleh follower kita, bakan dengan fasilitas retweet tulisan kita akan semakin banyak menyebar. Ada yang bilang, twitter kurang asyik karena dibatasi hanya 140 karakter. Tapi menurut saya, inilah tantangannya karena kita harus berpikir sebelum menulis sehingga tulisan kita menjadi efektif, pendek namun mempunyai makna yang kuat.
Jadi... sapertinya twitter kurang cocok untuk orang yang malas berpikir sebelum menulis.
Situs weblog atau yang biasa disebut blog seperti m-aling.blogspot.com yang sedang dibaca ini memang tidak sebaik facebook dan twitter dalam mencari teman. Kelebihan blog yaitu sangat luas jangkauannya pembacanya, tidak seperti facebook dan twitter yang umumya hanya terbatas pada penggunanya. Tulisan di blog bisa ditemukan oleh siapa yang mencari melalui mesin pencari seperti google dan yahoo.
Lalu mana yang lebih cocok dengan kamu?? Pilih facebook, twitter atau blog??
Bagi saya, ketiganya itu sama-sama penting dan bermanfaat asalkan digunakan dengan bijak. Baik facebook, twitter atau facebook itu saling melengkapi keberadaanya. Tentu kita tidak akan bisa membuat tulisan sepanjang ini di facebook atau twitter kan? Demikian juga di blog, akan terasa sangat aneh jika menulis seperti status facebook atau twitter  misalnya "lagi makan sama pacar".
Jadi saya memutuskan untuk tetap menggunakan facebook dan twitter sebagai media sosial, tapi juga tetap ngeblog untuk menulis unek-unek yang lebih panjang.