Search This Blog

Showing posts with label Astronomi. Show all posts
Showing posts with label Astronomi. Show all posts

Pergi Ke Mars Dan Tak Mungkin Bisa Pulang




NASA merencanakan misi yang sangat berani yaitu mengirim sebuah pesawat ruang angkasa berawak dalam perjalanan “pergi tanpa pulang” (one-way trip – perjalanan satu arah) dan menetap secara permanen di planet-planet lain.
Gagasan ambisius ini dikenal dengan nama Hundred Years Starship dan akan mengirim para astronot untuk menjajah planet luar angkasa seperti planet Mars dan perlu kita ketahui bahwa mereka tidak akan pernah bisa pulang.
Direktur NASA Ames, Pete Worden, mengungkapkan bahwa salah satu pusat penelitian NASA, Ames Research Centre, telah menerima dana 1 Juta Pounsterling untuk mulai bekerja pada proyek tersebut. Tim peneliti juga menerima tambahan dana sebesar $ 100.000 dari NASA.

Worden dalam percakapan panjang di sebuah acara di San Fransisco mengatakan, “Kami juga berharap untuk membujuk beberapa milyarder untuk membentuk sebuah yayasan Hundred Years Starship.” Kata Worden. “Program antariksa manusia sekarang benar-benar bertujuan untuk menetap di dunia lain,” dia menambahkan.

Diperkirakan Makhluk Bumi Akan Musnah 2,8 Miliar Tahun kedepan?

Kapan kehidupan di Bumi berakhir? Pertanyaan tersebut selalu menarik dan tak henti-hentinya dibahas. Namun, jawabannya masih misteri hingga saat ini.

Jack O'Malley-James dari University of St Andrews di Inggris berusaha mengetahuinya dengan melakukan pemodelan. Tentu, pemodelan dilakukan dengan dukungan dasar-dasar ilmiah.



http://asalasah.blogspot.com/2013/02/makhluk-bumi-akan-musnah-28-miliar.html
Bintang merah, sumber : Bangkapos
Hasil pemodelan, seperti diberitakan New Scientist, Kamis (1/11/2012), menyatakan, kehidupan di Bumi akan berakhir dalam 2,8 miliar tahun, ketika Matahari berubah menjadi bintang raksasa merah. Selama satu miliar tahun sebelum kehidupan benar-benar berakhir, makhluk hidup yang eksis hanyalah mikroorganisme.

Lewat pemodelan, sebenarnya ilmuwan ingin melihat kehidupan di planet yang mengorbit bintang yang usia dan kondisinya terus berubah.

O'Malley-James mengatakan, "Kemampuan mendukung kehidupan bukanlah atribut dari planet itu, tetapi sesuatu yang memiliki umur (batasan) sendiri."

Peneliti memulai dengan membuat pemodelan peningkatan suhu Bumi di berbagai ketinggian bersamaan dengan perubahan jangka panjang karakteristik orbitnya.

Pemodelan menunjukkan, organisme makro akan punah saat Matahari semakin memanas. Laut menguap dan lempeng tektonik berhenti beraktivitas karena tak ada air. Saat itu, kolam air garam panas eksis di wilayah Bumi yang cukup tinggi, misalnya di gua-gua yang dalam. Mikroba bisa hidup di wilayah itu selama satu miliar tahun sebelum akhirnya juga akan punah.

Dari pemodelan, peneliti mengungkapkan bahwa mungkin kehidupan di suatu planet adalah sebuah siklus. Awalnya, mikroba tercipta lebih dahulu selama 3 miliar tahun pertama. Evolusi kemudian mengizinkan terciptanya makroorganisme. Namun, pada akhirnya, organisme kompleks akan punah lebih dulu. Di masa akhir "kehidupan" planet, hanya mikroba yang bisa eksis.

Dengan pandangan itu, jika memang kehidupan ada di luar Bumi, maka mungkin hanya soal waktu saja mikroba dan makroorganisme bisa eksis.

"Bukanlah sebuah planet yang mati, melainkan mungkin sebuah planet baru ada pada fase akhir kemampuan mendukung kehidupannya," ungkap O'Malley-James.

Euan Monaghan dari Open University di Milton Keynes, Inggris, setuju dengan pemikiran bahwa kehidupan adalah siklus dari sederhana, kompleks, kemudian kembali ke sederhana lagi.

"Jika kehidupan eksis di banyak tempat, maka kita cuma perlu untuk menemukan periode yang tepat yang mendukung kehidupan multiseluler (kompleks)," urainya.
 
 
 

2030, Manusia Dipercaya Bisa "Hidup" di Mars



Explore Mars, perusahaan non-profit dan Phillips & Company menggelar sebuah jajak pendapat tentang manusia yang bisa hidup di Mars pada beberapa dekade ke depan. Pemungutan suara atau polling ini menunjukkan rasa "percaya diri" sebagian penduduk Amerika Serikat pada kemampuan negaranya untuk mengirimkan manusia ke Mars mulai 20 tahun ke depan.

10 Fenomena Penuh Misteri Di Ruang Angkasa


Tabrakan Antargalaksi
Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.

Quasar
Quasar
Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.

Materi Gelap (Dark Matter)
Materi Gelap (Dark Matter)
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.

Astronom Memprediksi Bumi Akan Alami Zaman Es di 2013

Bumi diprediksi akan masuki 'Little Ice Age' atau zaman es baru di tahun mendatang akibat rendahnya aktivitas matahari, demikian yang diungkapkan para peneliti.
http://gb.fotolibra.com/images/previews/50046-ice-age-hunters-with-spears-illustration.jpeg

Fenomena Aktivitas bintik pada matahari, yang diikuti siklus setiap tahunan, akan mencapai puncaknya pada tahun 2013, setelah itu akan mulai sedikit berkurang. Tapi astronom berpikir kenaikan berikutnya akan kurang intensif dari normal, atau bisa gagal terjadi sama sekali.

Dilansir melalui Telegraph, selama beberapa dekade, Eropa mengalami musim dingin yang luar biasa dan sangat sering, dan waktu tersebut kemudian disebut 'Little Ice Age'. Meskipun tidak ada bukti konklusif yang saling mempengaruhi satu sama lain, banyak ilmuwan mempercayai hal itu.

Bintik matahari adalah lubang kecil gelap di permukaan matahari, yang disebabkan oleh area kecil dari aktivitas magnetik kuat yang mengganggu aliran normal gas yang dipanaskan secara intens.

Ketika ada bintik matahari yang lebih besar, secara keseluruhan hasil dari matahari yang disebut radiasi matahari total atau total solar irradiance (TSI) yang juga tinggi.

Frank Hill, dari National Solar Observatory di New Mexico, yang bekerja pada salah satu studi, mengatakan, "Fakta bahwa ada tiga baris yang terpisah dari semua bukti menunjuk ke arah yang sama dan sangat menarik."

Tapi Joanna Haigh profesor fisika atmosfer di Imperial College London, mengatakan, “Pemanasan global bisa menimpa efek pendinginan pada iklim bumi.”

Selama waktu itu suhu di barat laut eropa hampir 1 derajat Celcius lebih rendah dari normal, dan sekitar 0.5 derajat Celcius lebih rendah dari rata-rata suhu global.

Namun, ia pun mengingatkan, "Bahkan jika prediksi benar, efek pemanasan global akan melampaui kemampuan matahari untuk mendinginkan bahkan dalam skenario paling dingin. Dan dalam hal apapun, efek pendinginan hanya terjadi sementara. Ketika aktivitas matahari kembali normal, maka gas rumah kaca tidak akan pergi," tandasnya.
 
 
 

Misteri Ledakan pesawat ulang alik Challenger

salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan berkenaan dengan bencana pesawat ulang-alik Challenger adalah, "Apakah para astronaut masih hidup setelah ledakan. Banyak orang ingin mengetahui apakah ketujuh astronaut Challenger masih sadar saat mereka tercebur ke laut. Jawabannya adalah ya. Menurut para ahli, paling tidak selama beberapa detik dan kemungkinan lebih lama. Penyelidikan melelahkan yang dilakukan setelah kecelakaan mengungkapkan bahwa tiga dari bongkahan sarana untuk meloloskan diri dalam keadaan darurat yang telah ditemukan kembali,telah diaktifkan secara manual setelah ledakan. Telah disimpulkan bahwakekuatan ledakan awal tidak cukup besar untuk membunuh atau membuat para astronaot tak sadarkan diri, dan bahwa kematian mereka adalah karena menghantam air dengan kecepatan 207 mil (333 km) per jam. Tidak diketahui berapa lama kabin Challenger menahan tekanan udara atau berkenaan dengan hal ini, jika kabin memang menahan tekanan setelah ledakan. Maka meski jika para astronaut memang sadar setelah ledakan, tampaknya mereka semua tak sadarkan din dalam waktu beberapa detik dan tetap demikian saat mereka menghantam air. Ketujuh astronaut Challanger ini adalah Michael Smith, Dick Scobee, Judith Resnik, Ronald McNair, Ellison Onizuka, Gregory Jarvis, dan Christa McAuliffe. Di antara ketujuh sisa-sisa mayat para astronaut Challanger yang bisa dikenali ini telah dikembalikan ke keluarga mereka pada tanggal 29 April 1986. Sisa-sisa mayat yang tidak bisa dikenali dimakamkan di Pemakaman Nasionai Arlington pada tanggal 20 Mei 1986
Image and video hosting by TinyPic
klik gambar untuk memperbesar
Pada tanggal 24 Januari 1985, setahun sebelum peluncuran Challenger, NASA telah meluncurkan pesawat ulang-alik Discovery. Temperatur udara pada saat peluncuran Discovery adalah lima puluh tiga derajat Fahrenheit (11,5 °C), dan para insinyur di Morton-Thiokol, perusahaan yang memproduksi "solid rocket booster O-ring", mencatat bahwa telah terjadi erosi O-ring pada temperatur tersebut. Temperatur yang diharapkan pada saat peluncuran pesawat ulang-alik Challenger adalah dua puluh sembilan derajat Fahrenheit (-1,5 °C). Para insinyur Morton-Thiokol, walau memang mengakui bahwa mereka tidak punya cara untuk membuktikan bahwa akan terjadi masalah dengan CD-ring pada temperatur dua puluh sembilan derajat Fahrenheit (karena tiadanya pengetesan tertentu pada temperatur yang lebih rendah), menyatakan adanya masalah erosi pada Discovery pada temperatur lima puluh tiga derajat Fahrenheit, dan menganjurkan kepada NASA supaya mereka menunda peluncuran Challenger. Manajer NASA menantang kesimpulan para insinyur Morton-Thiokol dan meminta keputusan manajemen Morton-Thiokol.
Manajer memberikan laporan kepada Nasa, mengemukakan "pemeriksaan keteknikan" mereka bahwa O-ring mampu menanggung temperatur yang telah diperhitungkan, dan bahwa pelun­curan ini harus dilaksanakan sesuai jadwal. Para insinyur proyek Morton-Thiokol menolak untuk menandatangani laporan ini. Alan McDonald, yang adalah direktur Morton-Thiokol bagi Solid Rocket Motors Project sedang berada di Florida bersama NASA, dan mendesak NASA untuk menolak laporan para manajer perusahaannya, dan tidak meluncurkan Challenger. la berkeyakinan bahwa cuaca yang dingin akan menciptakan situasi yang cukup berisiko terhadap O-ring, sehingga bisa membenarkan penundaan peluncuran. Usulan McDonald ditolak oleh para manajer proyek NASA, dan Challenger di-luncurkan pada pukul 11.38 tanggal 28 Januari 1986. Terdapat untaian tetesan air yang membeku pada panggung peluncuran dan pesawat ini pada saat pelun­curan. Keputusan untuk meluncurkan Challenger adalah sebuah keputusan yang buruk, dan mengakibatkan hilangnya 7 nyawa, kehancuran pesawat ruang angkasa senilai multimiliar dolar, dan ditutupnya program pesawat ulang-alik NASA selama dua tahun. Peristiwa ini juga menandai untuk pertama kalinya Amerika Serikat telah kehilangan astronaut dalam kegagalan pesawat ruang angkasa saat penerbangan, dan menyebabkan para warga negara Amerika kehilangan kepercayaannya terhadap NASA.
Bencana Challenger juga mengacu pada keluarnya orang-orang kunci dari NASA, dan pada keputusan untuk menggunakan roket-roket sekali pakai daripada pesawat ulang-alik imtuk meluncurkan satelit ke orbitnya.Sebuah komite kongres yang telah dibentuk untuk menyelidiki bencana ini menyimpulkan bahwa "usaha untuk menepati jadwal penerbangan dan pemo-tongan biaya lebih diprioritaskan dibanding keamanan penerbangan." Misi Challenger sangat diminati oleh masyarakat Amerika karena kehadiran guru sekolah menengah atas yang berasal dari New Hampshire, Christa McAuliffe, orang pertama yang berasal dari masyarakat biasa—dan pelantikan program "Guru di Ruang Angkasa" NASA. McAuliffe dijadwalkan untuk memberi pengajaran dari ruang angkasa kepada murid-muridnya, sebuah program yang inovatif dan mencengangkan yang membangkitkan antusiasme sangat besar di kalangan para pendidik dan siswa.
Image and video hosting by TinyPic
Misi Challenger juga melibatkan peluncuran satelit penyiar data, dan serangkaian eksperimen terkait dengan komet Halley.Bencana Challenger merupakan salah satu dari seratus bencana terburuk sepanjang masa, sebagian karena konsepsi, pengembangan, dan peluncuran pesawat ulang-alik ruang angkasa yang mengorbit merupakan salah satu pres-tasi manusia terbesar sepanjang masa. Skala prestasi ini seimbang penuh dengan skala bencananya. Penyebab bencana adalah kesalahan teknis—O-ring menjadi begitu rapuh dalam cuaca dingin, sehingga tidak mampu mencegah terpicunya gas yang mudah terbakar yang seharusnya tertutup olehnya. Namun, kesa­lahan sebenarnya terletak pada para pengambil keputusan yang mengabaikan potensi kesalahan teknis sehingga mengirim Challenger meluncur ke malapetakanya.(di rangkum dari buku 100 buku bencana terbesar sepanjang masa)
 
 
 
 

Apa Kata Vatikan Tentang Kiamat 2012?


Apa Kata Vatikan Tentang Kiamat 2012?
Ilustrasi terjadinya kiamat. abcnews.go.com
Vatikan--Rumor kiamat suku Maya yang jatuh pada 21 Desember nanti makin banyak dibicarakan. Tak tinggal diam, pihak Vatikan bergabung dalam rumor ini. Mereka bersikap skeptis terhadap hari kiamat tersebut dan mendesak masyarakat di seluruh dunia untuk tetap tenang.

Pendeta Jose Funes, astronom resmi Vatikan mengatakan bahwa rumor tentang kiamat ini bahkan tidak layak untuk didiskusikan. Funes, yang juga Direktur Observatorium Vatikan mengakui bahwa alam semesta selalu berkembang. Jika orang- orang takut maka dapat menyebabkan bagian dari semesta untuk melepaskan diri. "Rumor kiamat ini bukan alarm Kristen karena kematian tak pernah memiliki kata terakhir," ujar Funes.

Selain itu, David Morrison, astrobiologis di NASA Anes Research Center di California mengatakan bahwa tidak ada masalah yang mengancam di planet ini. "Ini hanyalah fantasi produksi," katanya saat acara Google+ Hangout NASA mengenai dugaan kiamat itu. Lihat: 10 Alasan 21 Desember 2012 Bukan Kiamat.

Siklus kalender suku Maya yang disebut b'ak'tun 13 berakhir pada 21 Desember nanti. Banyak ahli Maya setuju, bahwa suku Maya kuno tidak menafsirkan berakhirnya penanggalan tersebut sebagai akhir dari siklus kalender yang menyebabkan peristiwa mengkhawatirkan. Selengkapnya, baca edisi khusus kiamat 2012.


Sumber :

Bumi Gelap Total Tidak Masuk Akal




Info Astronomy — Di internet semakin menuju akhir 2012, semakin banyak saja berita kebohongan terkait isu kegelapan total yang katanya terjadi 23 s/d 25 Desember 2012. Menjadi suatu hal yang menarik bagi Kami untuk menjelaskan lebih jauh jika berita tersebut hanya OMONG KOSONG.

Tidak Masuk Akal

Ya, memang, dari berita-berita di internet tentang kegelapan total tersebut, dijelaskan bahwa alam semesta akan sejajar. Kami ulangi: alam semesta akan sejajar. Coba Anda pikir, alam semesta yang amat sangat luas bisa sejajar? Sungguh inilah kata-kata bodoh yang ditulis oleh penyebar berita bohong tersebut.

NASA, yang dituding telah membuat sebuah pernyataan yang sebenarnya NASA tidak pernah menyatakan hal tersebut. Berikut peryataan yang katanya dari NASA:

NASA.US: (Whether it's true or not, better be prepared. No panic, stay calm, just pray. Remember to smile more, love more, forgive more...everyday. Better avoid traveling during December 2012.)
NASA predicts total blackout on 23-25 Dec 2012 during alignment of Universe. US scientists predict Universe change, total blackout of planet for 3 days from Dec 23 2012. It is not the end of the world, it is an alignment of the Universe, where the Sun and the earth will align for the first time. The earth will shift from the current third dimension to zero dimension, then shift to the forth dimension. During this transition, the entire Universe will face a big change, and we will see a entire brand new world.
The 3 days blackout is predicted to happen on Dec 23rd, 24th and 25th....during this time, staying calm is most important, hug each other, pray pray pray, sleep for 3 nights...and those who survive will face a brand new world....for those not prepared, many will die because of fear. Be happy..., enjoy every moment now. Don't worry, pray to God everyday.
There is a lot of talk about what will happen in 2012, but many people don't believe it, and don't want to talk about it for fear of creating fear and panic. We don't know what will happen, but it is worth listening to USA's NASA talk about preparation.

Dari kata yang Kami cetak tebal, Kami akan bahas di bawah:

Pertama, NASA[dot]US, mungkin maksud penulis berita bohong tersebut adalah situs web resmi NASA, tapi ia salah besar. Situs web resmi NASA adalah NASA[dot]gov . Silakan kunjungi sendiri.

Kedua, Alignmen of the Universe, jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah Kesejajaran Alam Semesta. Silakan Anda cari di situs Astronomi manapun tidak akan ada penjelasan Kesejajaran Alam Semesta, yang dapat sejajar adalah Tata Surya.

Ketiga, The Sun and the Earth will algin for the first time, haha, ini juga termasuk kebodohan si pembuat berita bohong. Faktanya, Matahari dan Bumi setiap hari selalu berada dalam satu garis lurus. Coba pikir dengan logika.

Kesimpulannya, tidak akan terjadi kegelapan total pada 23 s/d 25 Desember 2012 nanti.


SUMBER :

Percaya Bumi Gelap 3 Hari, Tanda Tidak Tamat Sekolah Dasar


Isu Bumi akan gelap gulita selama 3 hari kian banyak menjelang tanggal 21 Desember 2012. Dunia seakan buta pengetahuan tentang apa yang menyebabkan Bumi bisa gelap. Di Indonesia, orang-orang awam sangat banyak yang begitu saja mempercayai isu bohong ini.

Di Negri Jiran Malaysia, isu seperti ini juga sempat merebak di media sosial seperti di Indonesia. Namun, Agensi Antariksa Negara (ANGKASA) Malaysia menyatakan di website resminya jika isu itu hanya isapan jempol belaka. Tidak ada kesejajaran tata surya dalam beberapa abad ke depan.

Dikutip dari laman ANGKASA, "Yang percaya isu Bumi gelap 3 hari, berati tidak tamat Sekolah Dasar." Warga Malaysia sendiri kini tidak percaya dengan kabar hoax tersebut.

Kalaupun 8 planet di tata surya sejajar, tidak akan ada apapun yang terjadi, jarak antarplanet rata-rata ratusan juta kilometer. Jika Anda paham IPA mengenai Planet, pasti Anda tidak percaya dengan isu kegelapan ini.

Menurut Kami, satu-satunya hal yang membuat Bumi gelap adalah tenggelamnya matahari di waktu senja, lepas pukul 18.00 pasti Bumi akan gelap sampai besok pagi. Jadi, yang percaya isu ini berarti..... Pikirkan sendiri.


Sumber : Artikel ini nemu dari infoastronomy.uni.me/2012/12/percaya-bumi-gelap-3-hari-tanda-tidak_18.html